Bahaya Merokok

Hidup sehat tanpa merokok.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juni 2012

Pengguna IDUS Rentan Tertular HIV


Populasi Berisiko
Estimasi
Populasi
Prevalensi
ODHA
Rendah
Tinggi
Rata-rata
Rendah
Tinggi
Rata-rata
Pop Rendah
Prev Tinggi
Pop Tinggi
Prev Rendah
Rata-rata
Pengguna Narkoba Suntik (Penasun) - Injecting Drug User (IDU)
680
890
790
29.01
52.67
39.24
258
358
310











http://www.bnn.go.id/portalbaru/portal/konten.php?nama=Kisah&op=index_kisah&page=1&mn=2&smn=b


Pikiran Rakyat April 20, 2004

Kelompok pengguna narkoba suntik (injection drug users/IDUs) merupakan kelompok yang memiliki risiko paling tinggi terhadap penularan HIV/AIDS. Mereka juga sekaligus sebagai penyumbang terbesar proses penyebaran penyakit itu di masyarakat.
Cepatnya penyebaran HIV/AIDS di antara mereka karena perilaku pengguna peralatan suntik secara bersama-sama dan penyebaran berlanjut pada pasangan seksnya, baik pasangan tetap maupun pasangan yang bergantian hingga penularan pada anak-anaknya, ungkap Direktur Yayasan Bahtera Bandung A. Hadi Utomo, Senin (19/4) di Kota Bandung.
Menurut dia, data estimasi nasional 2002, khususnya di Jawa Barat diperkirakan populasi pengguna narkoba suntik sebanyak 17.600 sampai 23.800 orang dengan prevalensi HIV di kalangan mereka mencapai 20-35%. Data dari Dinas Kesehaan Provinsi Jawa Barat menyebutkan bahwa sampai 2003, dari jumlah 432 kasus yang terjadi di kalangan IDUs, ditemukan sebanyak 191 kasus atau sebesar 31 persen IDUs di antaranya adalah HIV positif, katanya.

Kamis, 07 Juni 2012

15 Tips Hidup Sehat



Ikutilah tips berikut ini untuk hidup sehat dan memiliki kualitas hidup yang baik, jalani hidup sehat mulai sekarang. Kesehatan adalah investasi yang sangat berharga. Karena itu, jadikanlah hidup sehat optimal sebagai kebiasaan Anda sehari-hari. Bagaimana Caranya ! Ikuti tips berikut ini :
1. Cukupilah Kebutuhan Gizi Anda
2. Hindarilah LemaK Berbahaya
3. Janganlah pernah Lupa Sarapan
4. Makan Sayur dan Buah yang cukup
5. Minum Air Minimal 8 Gelas Sehari
6. Pertahankan Berat Badan yang Ideal
7. Olah raga yang teratur
8. Cukup Istirahat
9. Hindarilah Rokok dan Minuman Beralkohol
10. Selalu Berpikir Positif
11. Luangkanlah Waktu Untuk Diri Sendiri
12. Perhatikanlah Kebersihan
13. Periksakanlah Kesehatan Anda Secara Teratur
14. Untuk Sumber Makanan, Minuman dan Suplemen pilihlah Bahan Alami
15. Mengkonsumsi Suplemen Sesuai Kondisi dan Kebutuhan Tubuh

13 tips menjaga kesehatan gigi

Gak mau sakit Gigi kan shob ?, kalau ngomong soal yang satu ini saya kapok deh.  Maklum dulu gue sering menjadi korban sakit gigi sewaktu gue masih bersekolah dasar. Hal ini terjadi karena mengkonsumsi makanan yang bisa merusak gigi dan jarang menggosok gigi. Maklum dulu masih kecil , kerjaannya main terus.
Mempunyai gigi putih juga bisa buat bangga shob..Namun jangan sampai sakit gigi, bisa-bisa seharian murung terus mukanya dan sakit bgt rasanya shob.

Teori dan Fakta Seputar Merokok


Fakta dan Teori di Balik Kebiasaan Merokok

1. Tingkah laku adalah alternatif cara memuaskan kebutuhan.
Orang yang lapar membutuhkan sat makanan, tetapi sat makanan tidak harus berupa nasi. Sebetulnya, makan nasi hanyalah alternatif cara memuaskan kebutuhan akan sat makanan. Namun demikian, banyak orang yang mencari nasi ketika lapar. Ini disebabkan oleh kebiasaan. Merokok adalah juga tingkahlaku yang hanya merupakan alternatif untuk memuaskan sebuah kebutuhan

PENGERTIAN ROKOK DAN AKIBAT YANG DITIMBULKAN


Pengertian rokok      
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgL9lL9imxXk5eatnUjqgOerYjpnaLYxmEQ0ul1lFwGFyauAQxLeQ17g4CwC51WmFhYMY4XYhLJrALZJGdQIFBC2F7_8MQc_EcDlsEypcplBWdEGDStZf_tTgDEJEE_aPSNBvxFCMSa2ho/s320/kandungan-rokok1.jpg

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Minggu, 13 Mei 2012

Mau Berhenti Merokok? Ini Dia Cara yang Gampang


REPUBLIKA.CO.ID, MONTREAL - Akupunktur dan hipnotis telah dipromosikan sebagai cara bebas-narkotika guna membantu perokok meninggalkan kebiasaan itu, dan ada bukti kedua cara tersebut berhasil, demikian kajian penelitian atas 14 studi internasional.
Namun para peneliti itu, yang temuan mereka disiarkan di American Journal of Medicine, mengatakan masih ada banyak pertanyaan, termasuk seberapa efektif terapi alternatif itu dan bagaimana cara tersebut dibandingkan dengan metode konvensional untuk berhenti merokok.
Meskipun demikian, metode alternatif itu masih bisa jadi pilihan buat perokok yang ingin menghentikan kebiasaan mereka.
Menurut para peneliti yang dipimpin oleh Mehdi Tahiri dari McGill University di Montreal, Kanada, secara umum, perokok yang ingin berhenti mesti mula-mula mencoba pendekatan standar yang meliputi terapi pengganti nikotin, pengobatan dan penyuluhan perilaku, kata Tahiri.
"Tapi sebagian orang tak tertarik pada pengobatan," katanya. Ia menambahkan dalam banyak kasus, terapi standard tak berhasil. Lalu saya kira kita mesti dengan tegas menyarankan akupunktur dan hipnotis sebagai pilihan."
Para peneliti mendapati sebagian studi memperlihatkan perokok yang menjalani akupunktur tiga kali lebih mungkin untuk terbebas dari tembakau enam bulan atau satu tahun kemudian.
Hal serupa terjadi pada empat percobaan dengan menggunakan hipnotis; perokok memiliki angka keberhasilan lebih tinggi dengan terapi tersebut dibandingkan dengan orang yang mendapat sedikit bantuan.
Namun ada beberapa kekurangan, yaitu angka keberhasilan tidak selalu sama dalam semua percobaan yang dilakukan, kendati kecenderungan luas merujuk kepada manfaat pengobatan alternatif tersebut.
Satu studi pada 2008 yang menerapkan beberapa program akupunktur laser atas 258 perokok mendapati bahwa 55 persen perokok yang menerima pengobatan itu meninggalkan kebiasaan mereka dalam waktu enam bulan, sementara mereka yang tak diberikan pengobatan itu cuma berjumlah empat persen.
Namun satu studi 2007 dari Taiwan yang meneliti akupunktur jarum di sekitar telinga, daerah yang secara khusus menjadi sasaran bagi orang yang ingin berhenti merokok, melaporkan angka keberhasilan yang lebih rendah.
Hanya sembilan persen mereka yang menjalani tusuk jarum telah berhenti setelah enam bulan dibandingkan dengan enam persen orang yang berhenti merokok tanpa pengobatan tersebut.
Kondisinya serupa pada semua percobaan hipnotis. Dua studi memperlihatkan dampak mencolok: 20 sampai 45 persen pasien hipnosis bebas rokok enam bulan atau satu tahun kemudian. Dua percobaan lain memperlihatkan dampak yang lebih kecil.
Meskipun begitu, kata Tahiri, ada "kecenderungan" ke arah manfaat dalam seluruh studi mengenai akupunktur dan hipnotis.
Namun masih tetap ada pertanyaan, katanya, mengenai berapa banyak babak akupunktur atau hipnotis mungkin diperlukan, atau teknik khusus apa yang terbaik.
Sementara itu beberapa kajian lain telah menyimpulkan sang juri masih mencari terapi alternatif bagi orang yang ingin berhenti merokok.